Kabupaten Sumba Timur 35,57% Lulus

dunia_pendidikan.jpgApa mo dikata, tapi inilah kenyataan yang sudah dicapai oleh Dunia Pendidikan di Kabupaten Sumba Timur. Kita tahu bahwa hasil ini juga adalah perjuangan keras dari guru-guru dan para siswa yang selama 3 tahun menjalani masa-masa KBM di masing-masing sekolahnya. Tahun ini SMP PGRI terpuruk prosentase kelulusannya di Kabupaten Sumba Timur yaitu hanya 1 orang lulus dari 40 orang peserta ujin.

Sementara SLTP-SLTP favorit seperti SMPN 1 Waingapu, SMPN 2 Waingapu dan SMPN 3 Waingapu terpuruk. SMPN 1 Waingapu prosentase kelulusan hanya 42,22 persen atau hanya lulus 114 orang dari 270 orang peserta UN, SMPN 2 Waingapu hanya 24,91 persen dari 278 peserta, dan SMPN 3 Waingapu hanya 11, 06 persen dari 236 peserta.

Sekolah dengan siswa tidak lulus terbanyak, yakni SMP Kristen Payeti dengan jumlah siswa tidak lulus 215 orang dari jumlah peserta 246 orang diikuti SMPN 3 Waingapu 209 orang dari 236 peserta, SMPN 2 Waingapu 208 orang dari 278 peserta dan SMPN 1 Waingapu 156 orang dari 270 orang.
Read Details »

 

Warga Sobawawi Dapat Sertifikat Gratis

 

WAIKABUBAK, Sebanyak 75 warga Kelurahan Sobawawi,Kecamatan Loli,  Kabupaten Sumba Barat, mendapat sertifikat tanah gratis melalui program Proyek Daerah (Proda) Sertifikat Tanah Milik Warga. Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat telah mengukur tanah milik warga, Mei lalu. Saat ini warga tinggal menunggu pembagian sertifikat gratis itu.

Lurah Sobawawi, Kecamatan Loli, EL Dangu Manu mengatakan hal itu saat ditemui, Rabu (2/7/2008). Menurutnya, sebelum proses pengukuran tanah, pihak Kelurahan Sobawawi sudah menyosialisasikan kepada warga. Sosialisasi itu memberikan pemahaman agar tanah disertifikat sehingga memiliki nilai ekonomis dan berkekuatan hukum. Dengan bersertifikat, maka tanah dapat dijadikan sebagai agunan bank.
Selama sosialisasi, demikian Dangu Manu, selain menyampaikan manfaat sertifikat tanah juga disampaikan bahwa sertifikat tanah diberikan secara gratis. Warga sangat antusias menerima program sertifikat gratis itu, namun kuota terbatas sehingga tidak semua warga mendapatkannya.

 

Read Details »

 

Sumba Barat Adakan Sensus Aset Daerah

sumba_barat_logo.jpgWAIKABUBAK, PK- Pertengahan bulan ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Barat mulai mengadakan sensus aset milik pemerintah daerah, baik aset bergerak maupun aset tidak bergerak yang tersebar di Kabupaten Sumba Barat, Sumba Barat Daya dan Sumba Tengah.
Sensus barang aset milik daerah itu untuk mendata kembali aset-aset yang ada sebelum diproses untuk dibagikan dengan dua kabupaten baru yang “lahir” dari Sumbar, yakni Kabupaten Sumba Barat Daya dan Sumba Tengah.
Demikian disampaikan Kabag Perlengkapan Setda Sumba Barat, Yohanis UD Kariam di Waikabubak, Selasa (1/7/2008).
Menurut Kariam, secara administrasi pihaknya sudah menyiapkan proses penyerahan aset-aset kepada Sumteng dan SBD. Namun, untuk menjaga berbagai kemungkinan yang bakal muncul di kemudian hari usai pelepasan seperti dalam dokumen penyerahan tertera aset A atau B, ternyata di lapangan aset sebagaimana dimaksud tidak ada lagi, maka Read Details »